Tag: Skydiving Paling Gila

Skydiving Paling Gila Sepanjang Sejarah

Apakah kalian ingin menikmati liburan kalian secara berbeda dengan biasanya? Menguji adrenalin sekaligus merasakan keajaiban gravitasi yang ada di bumi dengan cara kalian bermain skydiving. Skydiving atau terjun bebas adalah olahraga penuh petualangan yang bisa kalian nikmati di seluruh dunia. Setiap orang sudah pasti akan merasakan gemetaran pada mulanya, tetapi setelahnya kalian akan merasa hal ini sangat menakjubkan, kalian bisa menikmati alam dari atas udara dengan bebas dan juga kalian bisa menikmati tiupan angin yang sangat kencang, dingin dan juga menyenangkan.

Untuk mencoba skydiving kalian harus memiliki minimal usia dan juga ada persyaratan khusus. Kalian yang sudah bisa mencoba hal ini sebaiknya kalian mencobanya sekali seumur hidup kalian, hal ini akan memberikan kalian pengalaman tangkas bola yang sangat luar biasa, sebab  kalian akan bisa melihat sebagian bumi dari atas dan juga kalian bisa melihat burung terbang dari jarak yang lumayan dekat, kalian bisa melihatnya secara dekat burung terbang seperti apa, selain melihat burung kalian juga bisa memegang awan secara langsung. Wow sangat keren bukan? Berikut ini skydiving yang paling gila yang harus kalian coba sekali seumur hidup. Berikut diantaranya.

Wingsuit Jump

Wingsuit Jump adalah Fraser Corsan seorang mantan Pilot asal Inggris berharap bisa memecahkan empat rekor yakni ketinggian paling tinggi, kecepatan tertinggi, jarak terjauh dan waktu terlama saat melakukan Wingsuit Jump.

Ia akan membuat lompatan tersebut dari ketinggian 40.000 kaki (12.100 meter) dan hal ini dianggap paling gila, mengingat bahaya yang diakibatkan akan begitu besar. Di ketinggian 40.000 kaki, atmosfer sangat tipis dan Ia harus membawa sebuah tangki oksigen, masker khusus dan regulator untuk memastikan ia dapat bernapas selama melompat. Jika tidak akan sangat fatal akibatnya. Selain ketinggian, Corsan berharap telah membuat rekor baru dengan kecepatan tertinggi 250 mph (400 km/h), jarak 20 mil (32 kilometer) dan durasi 10 menit. Bagaimana apakah kalian ingin mencobanya juga? Apakah kalian berani untuk mencobanya?

Terjun Supersonik

Pada 14 Oktober 2012, Felix Baumgartner, seorang skydiver Austria, membuat kejutan bagi dunia dengan terjun dari stratosfer dengan balon udara. Lewat penerjunan itu, Baumgartner, disponsori oleh Red Bull, memecahkan tiga rekor sekaligus. Rekor pertama, Baumgartner berhasil terjun dari ketinggian penerjunan tertinggi yang pernah dicapai manusia, 39.044 km.

Kedua, Baumgartner menjadi orang pertama yang dengan balon udara, tanpa kendaraan, berhasil terjun menembus kecepatan suara. Kecepatan terjun sekaligus menjadi kecepatan tertinggi, sebesar 1.342 km/jam atau 1,24 kali kecepatan suara. Berhasil terjun dan memecahkan rekor, Baumgartner mengatakan bahwa ia berharap menghabiskan lebih banyak waktu di langit untuk bisa memahami bagaimana helikopter terbang. Seperti dikutip Discovery, ia juga mengatakan, “Kadang Anda harus pergi ke ketinggian untuk tahu betapa kecilnya Anda.”

Skydiving Tanpa Parasut dan Telanjang Dada

Melakukan lompatan dari 4000 mdpl tanpa menggunakan parasut dan telanjang dada memang terbilang sangat gila. Setidaknya inilah yang dilakukan pria yang bernama Antti Pendikainen ini berani melakukannya. Bahkan ia bertelanjang dada terjun dari ketinggian. Kalian yang belum memiliki kemampuan sebaiknya jangan kalian coba atau bahkan kalian jangan juga berniat untuk mencobanya, hal-hal gila ini hanya dilakukan oleh orang-orang yang profesional dan juga gila.

Aksi Skydiving Seorang Nenek Berusia 85 Tahun

Kegiatan skydiving sangat cocok bagi orang yang berusia 18 sampai 50 tahun, karena olahraga ini membutuhkan ketahanan fisik dan mental yang sangat luar biasa.

Namun hal ini tampaknya tidak berlaku untuk Trish Wagstaff, seorang nenek berusia 85 tahun. Beberapa orang mengira aksi yang ia lakukan sudah kelewat batas dan gila. Namun, Trish tak menganggap aksi tersebut berbahaya karena ia pernah menghadapi hal berbahaya yang lebih nyata. “Aku dulunya seorang isteri tentara perang di tempat yang berbahaya, ketika kalian melihat ada pistol berisi peluru yang ditodong ke arahmu, kalian akan tau apa bahaya yang sesungguhnya,” seperti itu yang dikatakan oleh si nenek.

Banzai Skydiving

Olahraga Banzai Skydiving adalah sebuah olahraga dimana kalian harus melempar sebuah parasut terlebih dulu dari pesawat dan agan terjun untuk mengejar parasutnya. Tujuannya supaya agan bisa terjun bebas, meraih parasutnya, memasangnya, lalu membuka parasut sebelum agan jatuh ke tanah.

Rekor dunia terlama yang pernah tercatat (diukur dari jarak waktu sejak parasut dilemparkan keluar hingga penerjun melompat dari pesawat dan berhasil meraihnya) dipegang oleh Yasuhiro Kubo, pada tanggal 2 September 2000. Ia berhasil melemparkan parasutnya dan meraihnya kembali dengan catatan waktu selama 50 detik. Yasuhiro dengan sangat berani menunggu selama 50 detik yang menegangkan sebelum ia terjun dari pesawat dan meraih kembali parasut di udara. Ia berhasil mendarat dengan selamat. Craig Glenday, editor dari Guinness World Records, menggunakan Banzai Skydiving sebagai contoh ekstrim dari kebijakan pencatatan rekor dunia dimana nyawa dari peserta pemecahan rekornya berada dalam taruhan. Ia kemudian menutup rekor tersebut dan Guinness World Records akan menolak semua aplikasi pemecahan rekor atas Banzai Skydiving dikarenakan olahraga ini hanya akan membahayakan bagi penerjun yang bisa kehilangan nyawanya.

Gunung Everest – Nepal

Bagi pecandu petualangan yang bosan memacu adrenalin dengan terjun payung di antara langit biru, tanah dan air laut, maka gunung Everest adalah jawabannya. Skydiving disini menawarkan daratan berupa puncak gunung yang terjal dan curam. Adrenalinmu pasti terpacu dua kali lipat!

Setelah melompat dari ketinggian 23.000 kaki di atas tanah, kalian akan mendarat di salah satu dari dua tempat pilihan, yaitu Kamp Dasar Ama Dablam yang berada 15.000 kaki di atas permukaan laut atau Bandara Syangboche yang berada di ketinggian 12.340 kaki di atas permukaan laut. Perusahaan veteran yang menawarkan kegiatan ini adalah Everest Skydive, dengan biaya per orang 20.000 dolar AS dan berlokasi di Taman Nasional Sagarmatha.  

Skydive – Spanyol

Salah satu tempat terbaik untuk Skydiving di Eropa adalah Skydive Spanyol yang tak hanya memicu adrenalin, tapi juga menyuguhkan pemandangan lanskap yang indah. Pecandu olahraga menantang ketinggian satu ini memang menjadikan keindahan Eropa yang terkenal sebagai tujuan skydiving.

Instrukturnya sangat profesional, mereka mampu menghibur sekaligus meyakinkan kalian saat terbaik saat melompat dari ketinggian 15.000 kaki. Mereka juga menyediakan fasilitas tambahan untuk memotret dan merekam diri melalui penerbangan. Pengalaman yang unik seperti ini memang sayang kalau gak diabadikan. Biaya per orangnya sendiri sekitar 350 Euro dan bertempat di Sevilla.  

Pulau Denarau – Fiji

Fiji memberikan nuansa berbeda dimana skydiving disini lebih didominasi dengan perairan air laut yang biru sejauh mata memandang. Tak ada daratan luas atau pegunungan hijau, kalian akan terjun dengan menceburkan diri ke perairan. Kelebihannya adalah suguhan pemandangan yang memukau dari terumbu karang yang mampu terlihat dari ketinggian 14.000 kaki. 

kalian bisa langsung mendaftar aktivitas ini di Skydive Fiji sebagai satu-satunya perusahaan di Fiji yang menawarkan kegiatan skydiving terbaik bagi para pecinta alam. Biaya per orangnya adalah 250 – 300 dolar AS dan berlokasi di Nadi.